Kamis, 11 Agustus 2016

Sutradara Ternama Korea Selatan

Bong Joon-ho



Bong Joon-ho merupakan sutradara asal Korea yang memulai debut penyutradaraan melalui film Barking Dogs Never Bite. Di film keduanya, Bong menduetkan Song Kang-ho dan Kim Sang-kyung sebagai duet detektif yang memecahkan kasus pembunuhan berantai Hwaseong dalam film Memories of Murder (2003) yang berhasil meraih 5 juta penonton. Nama Bong melambung ke dunia perfilman internasional setelah kesuksesan menyutradarai film bertema monster The Host (2006) yang berhasil meraih 10 juta penonton dan membuat Hollywood tertarik untuk me-remake.Kelihaian Bong sebagai sutradara kembali dilanjutkan dengan sebuah film fiksi ilmiah tentang global warmingSnowpiercier (2013) yang menampilkan aktor ternama asal Hollywood seperti Chris Evans, Tilda Swinton, dan Jamie Bell. Nama besar Bong di industri perfilman Korea membuat Hollywood mengajaknya berkolaborasi membuat film monster berjudul Okja yang direncanakan tayang 2017.


  

Choi Dong-hoon


Choi Dong-hoon merupakan sutradara asal Korea yang lulus dari Korean Academy of Film Arts. Film perdana Choi sebagai sutradara adalah The Big Swindle (2004) yang menghadirkan sebuah keunikan dalam genre heist.Nama Choi melejit saat berhasil sukses memikat 5 juta orang menonton film Tazza: The High Rollers (2006) yang diadaptasi dari sebuah manhwa tentang judi. Choi kembali menuai sukses saat menyutradarai film fantasi Jeon Woo Chi (2009) yang menampilkan Kang Dong-won sebagai seorang Superhero bagi masyarakat Joseon. Choi kembali menyutradarai film heistberjudul The Thieves (2012) yang menghadirkan deretan aktor terkenal seperti Kim Yoon-seok, Kim Hye-soo, Kim So-hyun dan Jun Ji-hyun. Film terbaru Choi yang bertema sejarah Assasination (2015) juga berhasil meraih kesuksesan setelah ditonton 12 juta orang Korea.



Lee Seok-hoon


Lee Seok-hoon adalah sutradara asal Korea yang memulai karier di perfilman sebagai sutradara dalam film bergenre komedi romantis See You After School (2006) dan Two Faces of My Girlfriend (2007). Lee mulai popular setelah berhasil menduetkan Hwang Jung-min dan Uhm Jung-hwa dalam film Dancing Queen (2012) dengan meraih 4 juta penonton. Kesuksesan Lee sebagai sutradara berlanjut saat berhasil menghadirkan bajak laut era Joseon dalam film The Pirates (2014) yang menduetkan Son Ye-jin dan Kim Nam-gil. Film terbaru Lee yang kembali berkolaborasi dengan Hwang Jung-min berjudul The Himalayas (2015) juga berhasil menuai kesuksesan setelah berhasil meraih 7 juta penonton.



Kim Han-min


Kim Han-min merupakan lulusan Dongguk University di bidang film. Debut Kim sebagai sutradara dimulai tahun 2007 melalui film Paradise Murdered dan dilanjutkan film keduanya Handphone tahun 2009. Nama Kim mulai diperhitungkan sebagai sutradara pencipta film blocbuster saat menyutradarai War of the Arrows tahun 2011 yang berhasil meraih 7 juta penonton dan menjadi film terlaris Korea di tahun tersebut. Kesuksesan Kim sebagai sutradara berlanjut di tahun 2014 saat The Admiral: Roaring Currents berhasil menjadi film terlaris Korea sepanjang masa setelah ditonton oleh lebih dari 17 juta orang.




Ryoo Seung-wan


Ryoo Seung-wan merupakan sutradara asal Korea yang memiliki ketertarikan terhadap dunia di balik layar sejak kecil. Ryoo memulai debut film layar lebar perdana melalui film Die Bad yang menampilkan Ryoo juga sebagai pemeran utamanya. Nama Ryoo mulai popular sebagai sutradara saat menyutradarai film Arahan (2004) yang menjadikan saudaranya Ryoo Seung-bum sebagai pemeran utama. Nama Ryoo semakin meningkat sebagai sutradara pencipta film blocbuster setelah berhasil menghadirkan kisah pertarungan agen rahasia Korea Selatan dan Korea Utara dalam film The Berlin File (2013) yang menghadirkan Ryoo Seung-bum dan Jun Ji-hyun sebagai pemeran utama. Film terbaru Ryoo adalah Veteran (2015) yang berhasil meraih 13 juta penonton berkat akting yang menawan dari Hwang Jung-min dan Yoo Ah-in. Kesuksesan besar yang diraih Berlin File dan Veteran membuat Ryoo akan kembali menyutradarai The Berlin File 2 (2017) dan Veteran 2 (2018).



Yoon Je-kyoon


Yoon Je-kyoon adalah sutradara ternama asal Korea yang memulai debut penyutradaraan dalam film My Boss, My Hero (2001). Yoon berhasil menghadirkan sebuah film popular berjudul Sex is Zero (2002) yang mirip dengan franchise American Pie. Nama Yoon masuk sebagai sutradara pencipta film blockbuster setelah berhasil menghadirkan film disasterKorea pertama berjudul Haeundae (2009) yang meraih 11 juta penonton. Kesuksesan film Yoon kembali berlanjut saat menyutradarai film Ode to My Father (2014) yang berhasil menjadi film terlaris kedua di Korea setelah ditonton lebih dari 14 juta penonton. Kesuksesan Haeundae dan Ode to My Father yang menembus 10 juta penonton membuat karya terbaru Yoon berjudul Kung Fu Robot menjadi sebuah film yang sangat ditunggu.


Senin, 01 Agustus 2016

Film Mancanegara Pilihan Bulan Agustus



Suicide Squad 

Warner Bros Pictures dan DC Entertainment menghadirkan film Suicide Squad dengan menampilkan para villain dari komik DC sebagai tokoh utama. Suicide Squad akan menjadi seri ketiga dalam franchise DC Extende Universe setelah Man of Steel dan Batman v Superman: Dawn of Justice. Di dalam film ini akan hadir karakter villain yang sudah dikenal oleh pecinta komik di seluruh dunia seperti Joker (Jared Leto), Deadshot (Will Smith), Harley Quinn (Margot Robbie), Captain Boomerang (Jai Courtney), dan Killer Croc (Adewale Akinnouye-Agbaje). Selain para villain terkenal, Suicide Squad juga akan menghadirkan Batman (Ben Affleck).



Hand of Stone

Film bertema olahraga kembali hadir dari perfilman Hollywood. The Weinstein Company akan menghadirkan sebuah film biografi petinju profesional asal Panama, Roberto Duran. Hand of Stone yang telah melakukan premiere di Cannes Film Festival 2016 akan menyajikan kisah perjalanan karier Roberto Duran "Hand of Stone"  saat bertarung dengan Sugar Ray Leonard di tahun 1980. Film yang disutradarai oleh Jonathan Jakubowicz asal Venezuela akan menampilkan Edgar Ramirez sebagai Roberto Duran, Usher sebagai Sugar Ray Leonard, dan Robert De Niro sebagai Ray Arcel.



Rustom

Setelah meraih kesuksesan dari film Airlift dan Housefull 3 dengan meraih 100 crore plus, Askhay Kumar akan kembali hadir meramaikan perfilman Bollywood dengan film ketiganya tahun ini berjudul Rustom. Rustom diangkat berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh Komandan K.M. Nanavati yang melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Sylvia Nanavati.



Mohenjo Daro

Hrithik Roshan kembali hadir dengan film terbaru di tahun ini berjudul Mohenjo Daro bersama Pooja Hegde. Mohenjo Daro menjadi karya kedua hasil kerjasama Hrithik dengan Ashutosh Gowariker setelah Jodhaa Akbar di tahun 2008. Film Mohenjo Daro akan menghadirkan kisah cinta penduduk kota kuno Mohenjo Daro dari Peradaban Lembah Indus (2600 SM). 



Warrior's Gate

Studio film asal Prancis EuropaCorp yang telah menghasilkan deretan film popular seperti Taken trilogy dan Transporter franchise melakukan kerjasama dengan studio film asal RRT Fundamental Films untuk memproduksi film Warrior's Gate. Film ini akan menceritakan tentang perjalanan seorang remaja penggemar video game berlatih menjadi Kung Fu warrior di RRT. 



Film Indonesia Agustus 2016



3 Srikandi

MVP Pictures kembali hadir dengan sebuah film biografi. Kali ini kisah yang diangkat adalah perjuangan 3 atlet panahan Indonesia dalam perjuangan meraih medali perak di Olimpiade Seoul 1980. Film yang sempat mengalami penundaan tayang ini akan menghadirkan BCL, Chelsea Islan, dan Taro Basro sebagai trio Srikandi pemanah.


Winter in Tokyo

Novel Seri 4 Musim yang melejitkan nama Ilana Tan sebagai jajaran penulis novel populer Indonesia membuat Maxima Pictures tertarik mengadaptasinya ke layar lebar. Novel keempat dari seri tersebut berjudul Winter in Tokyo diadaptasi oleh Maxima Pictures bekerjasama dengan Unlimited Production. Film yang melakukan syuting di Tokyo dengan suasama bersalju ini menampilkan jejeran artis muda berbakat seperti Pamela Bowie, Dion Wiyoko, Morgan Oey dan Kimberly Ryder.




Pantja-Sila: Realita dan Cita-Cita

Menyambut hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-71 pada 17 Agustus 2016 akan hadir sebuah film yang akan meningkatkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia. Pantja-Sila: Realita dan Cita-Cita akan menceritakan sejarah perumusan dasar negara Indonesia hingga pidato Soekarno saat mengusulkan Pancasila di sidang BPUPKI. Film ini akan menghadirkan peraih Piala Citra 2 kali, Tio Pakusadewo sebagai Soekarno. 



Lasjkar di Tapal Batas

Menjelang peringatan hari kemerdekaan Indonesia akan hadir sebuah film bertema sejarah yang mengangkat kisah perjuangan masyarakat Bogor dalam mempertahankan kemerdekaan saat terjadinya Agresi Militer Belanda II. Dalam perang melawan Belanda rakyat Bogor dipimpin oleh sesosok pemuda bernama Tidjan yang namanya hanya diabadikan menjadi nama jalan kecil di kota Bogor. 



Tiga Dara

Film klasik karya Usmar Ismail berjudu Tiga Dara yang dirilis tahun 1956 berjudul Tiga Dara akan kembali dirilis ulang di Indonesia setelah berhasil direstorasi dan dikonversi dalam bentuk 4K oleh Laboratorium L'immagine Ritrovata. Film yang dibintangi oleh Chitra Dewi, Mieke Wijaya, dan Indriati Iskak bercerita tentang kehidupan 3 saudari bersama nenek dan ayahnya. Disaat perilisan perdananya Tiga Dara merupakan film yang sangat sukses di Box Office dan berhasil diputar di Festival Film Venesia dan meraih penghargaan Tata Musik Terbaik di Festival Film Indonesia 1960.